tanggal 2 september tahun 1980..
aku lulu kamilah..yang kerap orang sapa dengan lulu…aku memiliki seorang kakak lelaki yang sgt baik hati yang bernama ferry..keluargaku sgt bahagia..walaupun kami dari keluarga sederhana dan biasa saja..tp ku tak pernah merasa kekurangan sedikitpun..kasih sayang mereka penuh kepadaku…
saat itu mngkn usiaku baru beranjak 5 tahun..
tanggal 5 desember 1990
usiaku kini beranjak dewasa n memasuki usia remaja 15 thn..kak fery sgt menjagaku dgn ketat…ketika ku mulai kenal dgn beberapa lelaki yg mendekatiku…kak fery selalu menyeleksi mereka dan membuat mereka perlahan2 menjauhiku..hmmm..
tanggal 15 desember 1990
ayahku meninggal dalam tugasnya…aku sgt sayang ayah..kangen sekali dgnnya..kak fery sejak saat itu menjaadi tulang punggung keluarga kami dan memutuskan untuk berhenti sekolah..untuk memenuhi kebutuhan kelg dan untuk biayaku sekolah…karena kak fery tw,,ku sgt ingin bisa sekolah…
genap diawal tahun 2000
aku sudah tak mengenal kak feri yg dahulu…ia tampak sgt asing bagiku…selalu bertengkar dgn ibuku dan nampaknya sekarang ia menjadi sgt garang dan ku tak kenal ia lagi…semua berawal ketika usiaku genap 20 thn..ibuku yg merasa usiaku sdh matang,ia ingn menikahkan aku dgn seorng lelaki yg kaya raya di desa seberang…kakak tidak setuju dgn rencana ibu..mengingat pria tersebut tlh memiliki lbh dari 3 istri..aku hanya terdiam dgn smw…aku menyadari,kesulitan ekonomi ini tlh membuat ibuku semakin terdesak dan mengginginkanku hidup bahagia dgn org yg berkecukupan..
pertengahan tahun 2000
kejadian yg sangat memilukan bagiku…karena ku mesti kehilangan 2 org yg ku cintai sekaligus..yaitu ibuku dan kakakku…didepan mataku,kak fery membunuh ibuku karena shari sebelumnya mereka sempat bertengkar hebat…ku tak tau apa yg mereka ributkan..ku hanya seorang gadis lugu yg pura2 tdk tau apa yg sdg terjadi…ku hanya menangis ketika tanpa sengaja melihat kakak sedang bertengkar dgn ibu..dan tanpa sengaja kak fery mndorong ibu dgn keras…tepat ketika ibu jatuh terlengkup, ada golok ayah yg tertempel di tembok jatuh mengenai ibu..seketika golok itu menancap tepat di punggung ibu..
kak fery berlari memanggilkan tetangga dan membopong ibudan membawanya ke rumah sakit terdekat..tpi nyawa ibu tak terselamatkan lagi…ibu meninggal karena kehabisan darah..aku hanya bisa terdiam,ketika polisi menangkap kak fery dan membawanya ke penjara…sejak saat itu aku seorang gadis kecil yg manja..mulai menjadi seorang yg mandiri..menjadi reporter adalah sebuah cita2ku sejak kecil…ku kerja paruh waktu dan mencoba kuliah di salah satu universtas di jakarta…akhirnya impianku tercapai..ku tak lagi tinggal dirumahku yg dahulu…kini ku ngekost…ku sdkt trauma dgn hal2 yg memilukan tersebut..
tahun 2007
sudah 7 thn sejak kejadian itu…ku tak tau lagi kabr kak fery..ku hanya selalu mempertanyakan kenapa kak fery jahat ma ibu?hingga akhrinya…kebenaran terungkap…
“siang ini begitu terik sekali cuaca dijakarta…aku yg tak pernah menyrah dgn khdpn jakarta tetap melangkahkan kakiku menuju sumber berita yg diminta…slayaknya profesional,,ku berlari pontang panting ke sana dan kemari mencari bahan berita bersama kru2ku yg siap dan sigap mengantarkan kaki2 kami ke sumber berita…
berita kali ini membuatku sdkt trauma…ada sebuah pembunuhan..tp anehnya di tempat lokasi,sang pembunuh tdk membunuh anak kecil..ia bahkan seolah mengatur smw..menempatkan anak kecil ini pada sebuah ruang di iringi sebuah musik slow dan beberapa jam stlh pembunuhan,ia yg melaporkan ke polisi ada anak kecil di kamar trsebut..siapakah pelaku ini..seolah ia tdk mau anak ini terkurung sndri tanpa ada yg mengetahui keberadaannya..hmm…masih adakah seorng pembunuh yg peduli dgn anakk2?fikirku panjang”
hal yg aneh dan pembunuhan kerap menjadi bahan yg biasa dikalangan masyarakat sekitar…kali ini pembunuhan terjadi di sebuah rumah direktur utama bank yg inisialnya tdk bisa ku sebutkan…
pembunuhn ini menewaskan pelaku “N” dan istrinya..ketiga anak merka dan seorng nenek yg tua renta..tdk dibunuh..hanya dikurung dikamar..dan dikamar tersebut tersedia makanan yg belimpah ruah…setlh beberapa hari mrka terkurung dikamar trsebut,barulah tetangga mrka menyadari keberadaan mrka yg tlh terperangkap di kamar trsbt..maklum rumah mewah ini dibentengin pagar yg begitu tinggi…
semakin giat aku dan kruku mencari berita ini..seolah tdk ingn kehilangan berita…kami semakin penasaran dgn berita2 selanjutnya…sama seperti halnya berita yg lalu,,pembunuhan terjadi tapi sang pembunuh tdk pernah membunuh anak2 dan wanita yg tdk terlibat…seolah2 mereka mengerti etika perang…hmm…penasarannya aaku..
hingga suatu saat,ku dateng ke sebuah klub mlm,,dgn harapan dpet bertemu seorng mafia yg terknl…ku seorng diri..memberanikan dri…berharap dapet mengungkap sebuah missteri pembunuhan yg telah berturut2 trjadi tanpa tw siapa dalang smwnya…entahlah…aku hanya reporter,,bukan polisi atau intel,,,tp ku sgt ingn tw n mengupas dunia mafia..hingga akhrnya ku temui seorng lelaki..tinggi dan penuh luka di badannya..mukanya sgt tdk enak dipandang..sprti luka bakar..ku sgt tkt,tp seolah ku nyaman di sampingnya…dyapun seolah mengenaliku dan menghindari keberadaanku…
ketika ada seorng pemabuk yg ingn berbuat tdk sopan ke padaku saat itu,,aada seorng pemuda yg tak nampak wjahnya menyelamatkanku..ia pergi bgtu saja..dan sejak saat itu beberapa hri ini aku merasa ada yg sdg mngawasiku..selanjutnya hariku begitu..ketika ku butuh sesuatu ada saja brng yg dikirmkn untukku..ntah doorfrsh atau undian lainnya…seolah kebetulan..
entah knp…tiba2 ku sgt kgnd rumahku..kakiku yg beraat ini pun melangkah ke arah rumah…wlaupn sang hati tlh melarangnya berkali2…sesampainya dirumah..ku lihat 1 per satu kondisi rumahku..seolah tdk ada yg berubah..tetap sama..dan tiba2 “gubrak”…
sgt kaget diriku..ada sebuah buku yg dirahassiakan kakak sejak ku kcl,sebuah note book yg rapih dan usang tampak luarnya…ku ingat dan terssnyum “jangan dibuka ade!!” kakak lgsng cepat secepat kilat mengambil buku itu dri tgnku,,,ketika ku ingn membacanya…
ku buka 1 per satu lembar crta..ia mencrtakan kedatangn seorng gadis kcl pelngkap kelg..ia snang dgn gadis kcl ini dan selalu menjaganya…layaknya seorng pria yg sdg jatuh cinta..ia ingn memilikinya tp ada sesuatu batas yg berkali2 sulit untuk memilikinya..ku sgt kaget ketika melihat fto2 anak kecil yg tertempel di buku ini…”ini ftoku?”
sebuah tanda tanya besar dikepalaku,,apa hubngnnya aku dgn panti asuhan ini?lalu knp bisa kak fery cinta aku layaknya seorng pasangan bukan seorng kakak terhadap adiknya?
ku pun melanjutkan langkahku dan bergegas mencari lokasi panti asuhan yg tertera di buku ini…”panti asuhan nurul ain”..
ya syukur alhmdllah msh ada…aku bertemu dgn seorng petugas panti yg kebetulan sdh tua renta..ia menjelaskan dan membenarkan asalku…trnyata aku bukan anak ke2 org tuaku…aku anak adopsi yg mrka ambil karena kemauan anak lelakinya yg ketika itu sgt suka dgn bayi perempuan ini…hmm..huff…kecewa…ssedih…knp mrka tdk pernah memberitahuku?
ketika ku kembali ke rumahku…ada seorng tetangga memberiku sebuah kado yg tersusun manis…”ini kado dari kakakmu sblm ia dihukum mati” ia dateng dan menyerahkan pena terbungkus rapih dgn pita pink kesukaanku…dgn tlsn”smg kelak kmu bisa mnjadi reporter yg hebat gadis manisku”
air mata mengalir deras..seakan tdk mau berhenti..ku kunjungin penjara dahulu kakakku di esekusi…kaget ktka melihatnya..wrga sekitar mengatakan pnjara ini sdh tdk terpakai..semenjak kejadian lampau 3 hari sblm kakak di esekusi..penjara terbakar dgn seluruh isi didalamnya..sadis..semw trjadi karena ada arus pndek yg tdk diketahui penghuni dan sekitar…
terfikirku..”jgn2 kak fery msh hidup,,org itu kak fery”
langkah kakiku ku percepat ke arah klub wkt pertama x ku bertemu org itu…”kakak ku sgt kgnd denganmu”
sesampainya di sana, byk polisi mengepung klub trsbt…adda baku hantam disini..mafia yg terkanal tlh membunuh byk org..telah tertangkap..alangkah sedih hatiku ketika mengetahui org itu…org luka bakar itu tertembak…ku menerobos masuk dan merangkulnya..”apakh ini kakak?kakak jgn prgi lgi tinggalkan lulu…lulu butuh kakak”
pnjht ini hnya tersenyum dan mengucapkan…”aku bukan kakakmu…aku mencintaimu sejak pertama bertemu…aku tdk pernah ingin menjdi kakakmu..aku ingin menjadi bagian dr hidupmu..walaupn ibu selalu mengatakan “bahwa kau adikku”aku sgt mencintaimu…
nafas trakhir dan suara terakhir yg ku dengar…”I love u”
kakak….kenapa begini?kenapa engkau mnyukaiku?knp tdk org lain saja yg kau cintai..hrus aku…kau korbankan hidupmu demi aku,,,kau bertengkar dgn ibu dengan alasan hanya ingn hidup bersamaku…ibuuuuuu…maavkan aku,,,.
itulah akhr dari hidupku..mengenaskan dan memilukan hati…akhirnya ku sndiri lgi seperti awal hidup dipanti…kak,ibu dan ayah…aku syng kalian…terakhr hanya kalimat itu yg bisa ku ucapkan…
teruntuk yg tercinta ayah,ibu dan kak fery…
(By : Diary S’1)
cttn : nama pemeran disamarkan,, :)01-qasidah-anak-bertanya-pada-bapaknya
Komentar Terakhir